Pulau Makian, 25 November 2025 – Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti halaman SMP Negeri 49 Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pagi ini. Ratusan siswa, guru, dan staf sekolah berkumpul untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 dengan menggelar upacara bendera yang khidmat. Acara ini bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sejalan dengan arahan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Surat Edaran Nomor 26521/MDM/TU.02.03/2025.
Upacara dimulai tepat pukul 07.30 WITA, sesuai ketentuan nasional yang menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Lokasi pelaksanaan di lapangan sekolah yang luas ini dipilih untuk memastikan partisipasi seluruh warga sekolah, meskipun cuaca cerah pagi itu sempat diselimuti angin sepoi-sepoi khas Pulau Makian yang berada di kawasan kepulauan.
Yang Mewakili Kepala Sekolah SMP Negeri 49, Bapak MADIYANA YuSup,., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan peran guru sebagai pilar utama dalam membangun generasi unggul di tengah tantangan pendidikan di daerah terpencil seperti Pulau Makian. “Guru bukan hanya pengajar, tapi juga orang tua kedua bagi anak-anak kita. Di HGN ke-80 ini, mari kita perkuat komitmen untuk mencerdaskan bangsa, terutama di wilayah kepulauan yang penuh potensi,” ujarnya dengan suara tegas, disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.
Susunan upacara mengikuti pedoman Kemendikdasmen secara ketat. Pembukaan dilakukan dengan pemimpin upacara memasuki lapangan, diikuti pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dipimpin oleh seorang siswa kelas IX, sementara Hymne Guru dinyanyikan bersama-sama dengan iringan alat musik sederhana dari siswa ekstrakurikuler. Puncak acara adalah pembacaan doa resmi untuk para guru, yang menekankan rasa syukur atas dedikasi mereka dalam mentransformasi ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Peserta upacara tampil kompak mengenakan pakaian Seragam, seperti bagi siswi dan bagi siswa laki-laki, sesuai ketentuan yang mewajibkan norma kepantasan budaya lokal. Sekitar siswa dari kelas VII hingga IX, ditambah guru dan 10 staf, hadir penuh disiplin. Tak ketinggalan, perwakilan kebersamaan.
Sebelum upacara usai, dilakukan penganugerahan simbolis berupa penghargaan kepada guru berprestasi: Ibu Badaria Rajuna atas kontribusi inovatif dalam pengajaran BHS Indonesia, Bapak YUsra Husen untuk dedikasi ekstrakurikuler olahraga, dan EViyanti Ramli Theresia untuk pengabdian panjang selama 25 tahun. “Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kecil dari sekolah, tapi semangatnya besar untuk memotivasi guru-guru kita terus berkarya,” tambah Bapak MADIYANA YUSUP.
Peringatan HGN ke-80 ini bukan hanya seremoni, tapi juga momentum refleksi bagi SMP Negeri 49. Sekolah yang terletak di Pulau Makian, salah satu kecamatan di Halmahera Selatan, menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses transportasi antar pulau dan fasilitas belajar. Namun, acara ini menjadi pengingat bahwa guru tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia kuat melalui pendidikan berkualitas.
Setelah upacara, rangkaian kegiatan lanjutan direncanakan, termasuk dialog siswa-guru tentang masa depan pendidikan dan pentas seni sederhana berupa tarian tradisional Maluku. Bapak Madiyana Yusup berharap, semangat HGN ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi prestasi akademik dan karakter siswa.
Hari Guru Nasional ke-80 tahun ini, yang bertepatan dengan HUT PGRI ke-80, kembali mengukuhkan bahwa dedikasi para pendidik adalah fondasi bangsa. Di SMP Negeri 49 Pulau Makian, pesan “Guru Hebat, Indonesia Kuat” bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata untuk masa depan cerah generasi muda.
