Maret 1, 2026
IMG-20251111-WA0070

Ternate — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Selasa, 11 November 2025, di wilayah Provinsi Maluku Utara.

 

BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

 

“Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Morotai, Loloda, Galela, Tobelo, Wasile, Maba, Sofifi, dan Oba. Kondisi ini juga dapat meluas ke wilayah Gane, Bacan, Widi, Obi, Mangoli, Sanana, Taliabu, dan sekitarnya,” jelas BMKG dalam keterangan resminya yang diterima redaksi.

 

Selain itu, BMKG juga memprediksi adanya hujan ringan hingga sedang pada pagi hari di wilayah Obi, Mangoli, Sanana, Falabisahaya, Taliabu, dan sekitarnya. Sementara pada siang hingga sore hari, hujan diperkirakan akan meningkat intensitasnya menjadi sedang hingga lebat di beberapa daerah tersebut.

 

Suhu udara di wilayah Maluku Utara diperkirakan berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembaban udara mencapai 75–100 persen. Arah angin bervariasi dari Tenggara ke Barat Laut dengan kecepatan antara 0,5 hingga 40 km/jam.

 

Untuk kondisi laut, BMKG mencatat tinggi gelombang di perairan Maluku Utara berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter. Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau agar berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi akibat peningkatan kecepatan angin dan cuaca buruk.

 

BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang.

 

 

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *